BORNEONEWS, Puruk Cahu - Letak ibu kota Kecamatan Puruk Bondang dianggap lebih tepat berada di sebelah kiri Sungai Laung. Lahan pun sudah tersedia seluas 22 hektare untuk membangun beberapa fasilitas, misalnya kantor kecamatan.

Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Murung Raya (Mura) Barlin sambil mengatakan bila ibu kota kecamatan tersebut diletakan di sebelah kanan Sungai Laung maka belum pasti tersedia lahan untuk membangun kantor kecamatan maupun lain sebagainya.

"Lokasi lahan tersebut berada sebelah hilir Desa Batu Bua dan bahkan dekat dengan Desa Maruwei, tetapi posisinya berada di sebelah kiri Sungai Laung," ungkap Barlin melalui sambungan telepon, Rabu (5/7/2017).

Menurut Barlin, dukungan meletakkan ibu kota kecamatan hasil pemekaran dari Kecamatan Laung Tuhup tersebut juga didukung dari hasil penilaian oleh tim independen yang sudah melakukan reses secara mendalam.

"Untuk menentukan ibu kota kecamatan baru tentu harus dilihat dari sisi sosial, kesehatan, pendidikan maupun infrastruktur. Unsur-unsur tersebut terpenuhi dan ada di daerah sekitar Desa Batu Bua, bukan di daerah Desa Maruwei," tambah Barlin. (SUPRIADI/B-2)