BORNEONEWS, Sukamara - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukamara Ilham Massora mengingatkan pihak sekolah agar dalam pelaksanan Masa Orientasi Siswa (MOS) tidak melakukan hal-hal yang melanggar aturan.

"Harapan kita setiap kegiatan MOS yang digelar sekolah bisa diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi siswa baru tersebut," pinta Ilham Massora di ruang kerjanya, Rabu (5/7/2017).

Menurut dia, selama MOS sekolah bisa lebih banyak mengenalkan tentang sekolah kepada siswa baru tersebut, sehingga saat usai kegiatan pihaknya sudah bisa mengenal lingkungan sekolah dengan baik.

"Selain itu MOS juga bisa diisi dengan kegiatan lainnya yang lebih bermanfaat, contohnya seperti baris-berbaris dan kegiatan lainnya," tutur Ilham.

Ilhan mengingatkan, dalam kegiatan MOS pihak sekolah dilarang melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa menimbulkan rasa malu terhadap siswa atau kegiatan fisik yang terlalu menguras tenaga anak-anak.

"Tidak boleh ada papan nama yang digantung dileher, karena itu bisa menurunkan rasa percaya diri anak tersebut. Selain itu, tidak boleh ada aktvitas fisik yang bisa mereka lelah," tegas dia.

Dikatakannya, untuk sejauh ini diwilayah Kabupaten Sukamara aktivitas MOS sudah berjalan baik dan sesuai harapan, mengingat pihak dinas terus melakukan pengawasan dan terus menerus mengingatkan pihak sekolah untuk tidak melakukan hal-hal yang dilarang.

"Kegiatan seperti MOS dinas tidak lepas tangan, kita selalu pantau kegiatan itu dan alhamdulilah sejauh ini tidak pernah terjadi apa dan itu harus terus dijaga," tandas Ilham. (NORHASANAH/B-5)