BORNEONEWS, Palangka Raya – Jumlah pengunjung di Rumah Tahanan Kelas II A Palangka Raya yang mencapai ribuan pada Hari Raya Raya Idul Fitri tidak disangka-sangka oleh Kepala Rutan, Tunggul Buwono. Namun dia sudah mengantisipasinya.

“Kita mendirikan tenda di lapangan dalam Rutan sampai ke selasar masjid untuk menambah kekurangan,” kata Tunggul, Rabu (5/7/2017).

Pihaknya sudah membagi sedimikian rupa jadwal lama kunjungan, sehingga semua terlayani dengan baik. Pengunjung juga bisa bertemu bersama keluarga yang sedang menjalani proses hukum.

“Iya seperti hari raya, mereka sungkeman bersama keluarga. Ada juga yang menangis,” ungkap Tunggul menceritakan situasi kala itu.

Dalam melakukan pengamanan, petugas Rutan juga dibantu dua anggota Sabhara Polres Palangka Raya. Penempatan dua anggota atas perintah Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli.

“Oleh sebab itu, kita sangat mengapresiasi Kapolres. Mereka juga berjaga sampai sore selama dua hari,” ucapnya.

Langkah lainnya yang dilakukan Rutan menyikapi kunjungan yang membludak itu yakni menggunakan stempel berbeda setiap harinya sebagai tanda kunjungan, sehingga tidak ada warga yang mendapat jatah kunjungan dua kali.

"Karena kita khawatir itu akan ditiru. Makanya kita gunakan stempel berbeda setiap hari," tuturnya.

Diketahui, jumlah pengunjung pada Minggu (25/6/2017) atau pada saat lebaran pertama sebanyak 1.072 orang. Kemudian hari kedua sebanyak 992 orang dan pada Selasa (27/6/2017) sebanyak 189 orang. (BUDI YULIANTO/B-6)