BORNEONEWS, Kasongan - Keberadaan satu unit alat berat di tepi Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di depan Kantor Samsat Kabupaten Katingan, dinilai membahayakan pengguna jalan.
Pasalnya, alat berat jenis grader tersebut sudah sekitar sebulan terparkir di tempat itu. Belum tahu persis apakah alat berat itu rusak atau ada hal lainnya sehingga mangkrak di tepi jalan.
"Tidak ada rambu atau lampu penerangan kalau malam hari (di sekitar alat berat). Kalau satu dua hari mungkin masih aman. Tapi ini sudah lama. Saat malam kondisi sekitar gelap sehingga berbahaya bagi pengendara yang lewat. Sebab posisinya cukup dekat dengan aspal," ujar Heri, warga Kasongan, Rabu (5/7/2017).
Ia menyarankan, mestinya aparat berwajib, dalam hal ini Satlantas Polres Katingan, mengeluarkan imbauan atau teguran kepada pihak kontrakor pelaksana proyek agar alat berat tersebut dipindahkan.
"Ya paling tidak alat berat itu bisa diparkir agak jauh dari aspal jalan. Kalau terlalu dekat khawatirnya nanti terjadi kecelakaan lalu lintas. Sebab kalau malam kondisi sekitar gelap, sedangkan alat berat yang ada tanpa dipasangi lampu penerangan," ucapnya.
Dari pantauan Borneonews.co.id di sekeliling alat berat dipasangi tali yang diikatkan pada dua batang kayu, dan di sekitarnya juga dipasangi plang nama bertuliskan hati-hati ada pekerjaan jalan. (ABDUL GOFUR/B-3)








