BORNEONEWS, Puruk Cahu - Penanganan musibah kebakaran yang menghanguskan rumah di Jalan Panglima Batur (Respen), Kota Puruk Cahu milik Christofel pada Kamis (6/7/2017) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB dinilai lambat.

Tasmi, salah seorang saksi mata yang juga tinggal di Jalan Panglima Batur menilai, petugas pemadam kebakaran (Damkar) lambat datang serta meletakaan mobil pemadam yang jauh dari lokasi rumah yang terbakar. "Mereka (Damkar) datang setelah api sudah membakar seisi rumah dan lokasi mereka meletakkan mobil pun jauh dari tempat terbakar sehingga selang mereka hampir tidak sampai," ungkap Tasmi, Kamis (6/7/2017).

Tasmi menyampaikan, pada saat terjadi kebakaran, mobil Damkar yang datang bisa dikatakan salah masuk jalan, yang seharusnya lokasi terbakar di Jalan Panglima Batur, mereka justru masuk Jalan Katamso.

Tidak hanya itu, Tasmi juga mengkritik peralatan yang digunakan para petugas pemadam kebakaran yang jauh dari standar keselamatan serta alat pendukung seperti senter pun tidak mereka miliki.

"Karena kondisi ini hampir sebagian besar proses pemadaman dilakukan oleh warga sekitar dengan menggunakan alat seadanya serta air got pun dimanfaatkan untuk pemadaman," tambah Tasmi lagi. (SUPRIADI/B-2)