BORNEONEWS, Sampit - Kinerja tim audit Perkebunan Besar Swasta (PBS) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dipertanyakan oleh lembaga DPRD setempat, mengingat sejak tim ini bergerak sampai saat sekarang hasil kinerjanya dinilai belum kelihatan.
"Apa kabar tim audit PBS, apa hasil dari kinerja mereka beberapa waktu lalu, hasil temuannya diproses seperti apa?, sampai sekarang tidak ada kejelasannnya," kata Ketua Komisi III DPRD Kotim Rimbun, Kamis (6/7/2017).
Rimbun mempertanyakan keseriusan tim bentukan Pemkab Kotim tersebut. Karena sejauh ini masyarakat berharap kepada tim itu bisa memberikan kontribusi besar, namun hingga saat ini hasil kerjanya tidak kelihatan sama sekali.
"Mana ada perusahaan yang diberikan sanksi jika melakukan pelanggaran, termasuk perusahaan besar," kata Rimbun menegaskan.
Tidak hanya itu, beberapa waktu lalu juga tim sudah menemukan beberapa perusahaan yang tidak mengantongi izin, bahkan parahnya menggarap lahan untuk kebun sawit di kawasan hutan produksi dengan jumlah luasan ratusan hektare.
Di antaranya perkebunan milik CV Agro Yakub yang berlokasi di Kecamatan Telawang dan Mentaya Hulu, serta kebun sawit milik pengusaha di Jakarta yang berlokasi di Kecamatan Seranau. (NACO/B-5)
Apa Kabar Tim Audit PBS?
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bencana Karhutla Gambut Parah, Anggota DPRD Kotim Desak Langkah Nyata Menteri Kehutanan
Ketua DPRD Kotim Berharap Kunjungan Menhut Buka Jalan Bantuan Pusat untuk Karhutla
DPRD Kotim Berkomitmen Cegah Intervensi dan KKN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Jembatan Menuju SMAN 1 Samuda Rusak Parah, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen
Ketua Komisi I DPRD Kotim Salurkan 12.400 Liter Air Bersih untuk Warga
RMP di Teluk Sampit Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Petani dan Buka Lapangan Kerja
Komentar (0)
Memuat komentar…







