"Tujuan yang ingin dicapai dalam pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas kelompok penangkar benih tanaman pangan," kata Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kapuas, Jarwadi.
Dengan menggunakan dua bus DAMRI, rombongan peserta pelatihan tiba di Kapuas sekitar pukul 07.30 WIB dan langsung menuju ke Dinas Pertanian Kapuas untuk melakukan persiapan ke lokasi praktek.
Adapun kegiatan yang diikuti di Kapuas yaitu praktek teknik budidaya, praktek teknik pemeliharaan dan pengawasan pertanaman di lapangan, praktek panen dan prosesing benih, praktek sertifikasi benih dan tugas kelompok.
"Sebagaimana diketahui pencapaian sasaran produksi padi Kalimantan Tengah tahun ini sebanyak 1 juta ton. Untuk mencapai sasaran ini memerlukan upaya konkrit yaitu salah satunya adalah peningkatan produktifitas,"ungkapnya.
Jarwadi menjelaskan berdasarkan pengalaman empiris, peningkatan produktifitas dan kualitas hasil tanaman sangat dipengaruhi oleh kualitas benih yang digunakan petani.
Maka dari itu sebagaimana yang tertuang dalam RPJMN 2015-2019 kegiatan 1.000 desa mandiri benih merupakan salah satu kegiatan yang diharapkan dapat mendukung pencapaian sasaran produksi dan merupakan salah satu upaya pemecahan masalah dari aspek perbenihan. (DJIMMI NAPOLEON/B-6)







