BORNEONEWS, Palangka Raya -  Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Abdul Hayie telah mendonorkan darahnya yang ke-89 kali sejak usianya masih 17 tahun. Bukan bermaksud Riya atau menyombongkan diri, namun Hayie justru melakukannya karena memiliki pengalaman cukup sedih di masa kecilnya.

"Dulu orangtua saya sakit anemia. Karenanya selalu membutuhkan darah. Ini terjadi sejak saya masih SD. Makanya di usia 17 tahun untuk pertama kalinya saya mendonorkan darah dan sejak saat itu saya rutin mendonorkan darah setiap tiga bulan sekali," ungkap Hayie saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (6/7/2017).

Hal inilah yang dilakukan Hayie kemarin, Rabu (5/7/2017) di Istana Isen Mulang (IIM), Palangka Raya. Istana yang merupakan rumah jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran ini memang tampak berbeda hari itu.

Gubernur yang sedang merayakan ulang tahunnya yang ke-44 itu menggelar aksi sosial berupa pendonoran darah dan mengajak semua orang yang datang untuk mengucapkan selama kepadanya untuk mendonorkan darah.

"Tujuan donor darah bukan riya, tapi untuk sosial. Untuk membantu orang yang membutuhkan bantuan yang mungkin bahkan tidak kita kenal. Justru inilah bantuan paling iklas karena kita tidak tahu siapa orang yang akan menerima darah kita dan mungkin akhirnya bisa sembuh dari penyakitnya," tambah politisi PPP ini.

Dia berharap masyarakat memiliki kesadaran yang sama untuk mendonorkan darahnya. Posisinya sebagai salah satu dari wakil rakyat yang duduk di bangku DPRD diharapkan mampu menginspirasi orang lain agar ikut mendonorkan darahnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)