BORNEONEWS, Muara Teweh – Seringnya terjadi banjr di kawasan padat penduduk di kota Muara Teweh yang disebabkan meluapnya Sungai Bengaris karena aktivitas masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Barito Utara, Ferry Kusmiadi mengatakan saat hujan deras melanda kota Muara Teweh sehingga rumah warga di dataran rendah Sungai Bengaris sering terendam banjir.
Kondisi ini di samping saat ini wilayah serapan air berkurang, juga diperparah dengan adanya masyarakat yang membuang sampah di sungai dan mendidirikan bangunannya di bantaran sungai, sehingga menyulitkan dinas PU dalam melakukan normalisasi sungai.
"Untuk normalisasi sungai ini ada dianggarkan dan hanya saja dalam pelaksanaan terkendala warga yang sudah terlanjur mendirikan bangunan di sungai dan diduga untuk bangunan yang didirikan ini tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB)" katanya, Kamis (6/7/2017).
Dia menjelaskan seharusnya sesuai aturan, warga membuat bangunan dengan jarak jauhnya minimal 10 meter dari bantaran sungai, hingga tidak menyulitkan apabila pemerintah akan melakukan normalisasi sungai. (RAMADHANI/B-6)
Banjir Karena Banyak Bangunan di Bantaran Sungai Bengaris
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Barito Utara: Pembangunan Jembatan Lemo Perkuat Konektivitas dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Perkuat Pemenuhan Hak Anak, Pemkab Barito Utara Gelar Rakor Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak 2026
Bupati Barito Utara Tekankan Evaluasi Kinerja dan Percepatan Program Pembangunan Daerah
Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kinerja PDAM Untuk Tingkatkan Pelayanan Air Bersih
Akses BBM di Wilayah Jauh Jadi Sorotan, PertaLink Disiapkan untuk Barito Utara
Bupati Dorong 84 Wisudawan Polimat Berkontribusi bagi Pembangunan Barito Utara
Komentar (0)
Memuat komentar…







