BORNEONEWS, Palangka Raya – Satuan Lalu Lintas Polres Palangka Raya bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Kalteng bakal memberlakukan sistem buka tutup jalan pada malam panggung prajurit dalam rangka HUT ke-71 Bhayangkara di Lapangan Sanaman Mantikei, Sabtu (8/7/2017) malam.

Sistem serupa juga dilakukan pada upacara parade dan defile yang akan berlansung di Tugu Soekarno, Jalan S Parman, Senin (10/7/2017) pagi.

“Kami memberlakukan pengalihan arus pada malam panggung prajurit yang akan dilaksanakan Sabtu malam atau malam minggu,” kata Kasat Lantas Polres Palangka Raya AKP Suprapto mewakili Kapolres AKBP Lili Warli, Kamis (6/7/2017) malam.

Soal pengalihan arus ini, Kasat Lantas meminta maaf kepada masyarakat karena lalu lintas sedikit terganggu. “Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama berkumpul dengan Bhayangkara merayakan ulang tahun itu,” ajaknya.

Ia menuturkan, pihaknya sudah menyediakan tempat parkir untuk kendaraan bermotor. Yakni di lapangan basket dan bola voli di Jalan Ais Nasution dan Jalan RA Kartini atau lingkungan kampus PGSD Universitas Palangka Raya. Sedangkan parkir mobil di tepi Jalan Ais Nasution dan RA Kartini.

Untuk tamu undangan, tempat parkir disediakan di sekitaran halaman gedung Tambun Bungai, depan tribun Sanaman Mantikei dan halaman kantor Dekranasda.

“Kemungkinan besar akan ada penutupan arus. Bagi pengendara dari arah Pasar Besar dimulai dari Jalan KS Tubun. Sedangkan dari arah Jembatan Kahayan, buka tutup di Jalan Tambun Bungai. Tetapi sistem buka tutup akan disesuaikan dengan kebutuhan. Mudah-mudahan nanti tetap lancar,” harap Kasat Lantas.

Sementara itu, pada upacara parade dan defile penutupan di Tugu Soekarno akan dimulai sekitar pukul 06.00, meskipun jadwal acara berlangsung pada pukul 08.00.

“Penutupan arus pada upacara dan defile dimulai pukul 06.00. Yakni dari arah Jalan Arut akan ditutup di depan SPBU S Parman. Arus dikembalikan ke arah Jalan Tjilik Riwut.”

“Kemudian di Jalan Piere Tendean bawah Jembatan Kahayan juga akan ditutup. Sehingga bila ada pengendara dari arah jembatan akan kita arahkan kembali menuju Jalan Tjilik Riwut. Selanjutnya, bundaran simpang Jalan Katamso juga akan ditutup karena di situ nanti akan menjadi daerah persiapan defile. Yang boleh masuk hanya peserta upacara dan orang-orang perkantoran di kawasan itu,” bebernya.

Penutupan jalan juga akan dilakukan di Bundaran Besar simpang Jalan DI Panjaitan. Bagi pengendara dari arah Jalan Ahmad Yani akan dilakukan penyaringan mulai dari depan kantor PLN menuju Jalan Suprapto.

“Untuk tutup total nanti di Jalan S Parman dan Soedirman. Tapi penyaringan (pembagian pengendara) mulai dari PLN,” tutur Kasat Lantas, sembari mengimbau masyarakat harus bersabar dalam berkendaran dan selalu mentaati aturan dalam berlalu lintas. (BUDI YULIANTO/B-3)