BORNEONEWS, Palangka Raya - Ada yang unik saat rombongan Dirjen Sejarah pada Kementerian Pendidikan Tiana Wulandarai, Andalan Nasional Gerakan Pramuka, Yusak dan Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio saat meninjau lokasi Kemah Budaya Nasional (KBN) di Kambariat Tuah Pahoe pada Rabu (5/7/2017).
Apa itu? rombongan panitia lokal dan pusat mendapati semua bangunan yang direbah maupun bangunan baru dicat dengan warna kuning yang identik dengan warna bendera salah satu partai politik tertentu.
Melihat adanya keanehan warna cat ini tidak sedikit dari beberapa rombongan panitia KBN sempat mempersoalkan warna cat kuning pada seluruh bangunan gedung di Kambariat Tuah Pahoe.
"Ini yang unik warna catnya, kuning," seloroh Yusak sambil meninjau kondisi kamar mandi dan wc pada bangunan yang baru dibangun di Kambariat Tuah Pahoe.
Ditanya Borneonews.co.id kenapa seluruh bangunan di Kambariat Tuah Pahoe dicat kuning? Mofit menjawab kalau warna kuring itu adalah warna seragam Pramuka.
"Seragam Pramuka kan coklat, bukan kuning? tanya Borneonews. Mofit pun menjawab dengan tawa. "Hahahaha," tawa Mofit mengakhiri pembicaraan. (ROKIM/B-6)
Apa itu? rombongan panitia lokal dan pusat mendapati semua bangunan yang direbah maupun bangunan baru dicat dengan warna kuning yang identik dengan warna bendera salah satu partai politik tertentu.
Melihat adanya keanehan warna cat ini tidak sedikit dari beberapa rombongan panitia KBN sempat mempersoalkan warna cat kuning pada seluruh bangunan gedung di Kambariat Tuah Pahoe.
"Ini yang unik warna catnya, kuning," seloroh Yusak sambil meninjau kondisi kamar mandi dan wc pada bangunan yang baru dibangun di Kambariat Tuah Pahoe.
Ditanya Borneonews.co.id kenapa seluruh bangunan di Kambariat Tuah Pahoe dicat kuning? Mofit menjawab kalau warna kuring itu adalah warna seragam Pramuka.
"Seragam Pramuka kan coklat, bukan kuning? tanya Borneonews. Mofit pun menjawab dengan tawa. "Hahahaha," tawa Mofit mengakhiri pembicaraan. (ROKIM/B-6)








