BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksanaan Kemah Budaya Nasional (KBN) disebut-sebut akan membuat Palangka Raya sebagai tuan rumah kedatangan ribuan orang.
Hal ini lantaran peserta yang hadir tentu saja dari 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah, kemudian dari 33 provinsi di Indonesia serta dari lima negara luar walau hingga saat ini baru Vietnam yang mengonkirmasi kehadiran. Setiap kontingen akan mengirimkan 20 peserta sehingga diprediksi peserta yang hadir akan mencapai 1.000 lebih.
"Kami tentu mendukung kegiatan ini. Hanya saja, karena ini kegiatan pusat, kita hanya merencanakan kemudian mengajukan anggaran baru akan disetujui pusat dan kita laksanakan. Jadi bukan kita langsung yang melaksanakan," ungkap Murni D Njinu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya, Jumat (7/7/2017).
Menurut Murni, bentuk dukungan yang dilakukan pihaknya juga sebatas melakukan kegiatan publikasi dan sosialisasi ke masyarakat sesuai tugas dan fungsinya.
"Sekarang kan kita membuat publikasi ucapannya. Seperti ucapan sukseskan pelaksanaan KBN, dan semacamnya. Nanti H-3 diganti lagi ucapannya itu menjadi selamat datang peserta KBN. Untuk itu, tinggal kita ajukan anggaran ke pusat," tambahnya.
Hal ini menurut Murni merupakan pelaksanaan fungsi yang diberikan oleh wali kota selain tugas dan fungsi pokok yang diberikan Kementerian Kominfo sebagai kewenangan daerah.
"Untuk mendukung atau berpartisipasi pada kegiatan kemah Budaya Nasional adalah tugas yang diamanatkan Wali Kota. Maka Dinas Kominfo akan hadir untuk melaksanakan kebijakan di bidang komunikasi dan informatika dalam event tersebut," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)








