BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas menargetkan pembagian 70 ribu polybag bibit cabai gratis rampung pada Agustus 2017. Saat ini baru 36 ribu bibit cabai yang telah dibagikan ke masyarakat. Di antaranya 6.000 poliybag bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalteng melaui Dinas Pertanian dan Holtikultura dan Peternakan, 10 ribu polybag bantuan dari Pemkab Kapuas melalui Dinas Pertanian, dan 20 ribu polybag dari Kementerian Pertanian.

"Untuk keseluruhan pembaruan gratis cabai kepada masyarakat baik APBD kabupaten maupun APBD provinsi sudah terealisasi masing 6.000, 10 ribu, dan 20 ribu. Masih ada tersisa 34 ribu lagi," kata Kepala Bidang Holtikultura Dinas Pertanian Kapuas Ringkesit, Jumat(7/7/2017).

Ia berharap, program pembagian bibit cabai gratis tersebut dapat menekan permainan para tengkulak terhadap harga bumbu dapur itu di pasaran. Sebab harga cabai di tangan petani hanya Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram. Tetapi dipasaran bisa naik hingga 100%.

"Tentu dengan adanya permaianan harga cabai di pasaran oleh tengkulak sangat merugikan pihak petani. Di Kecamatan Dadahup misalnya, harga jual sekitar Rp20 ribu hingga Rp30 ribu. Tapi di pasar sampai Rp100 ribu bahkan Rp150 ribu per kilogram. Padahal jarak Kecamatan Dadahup hanya sekitar setengah jam dari Kota Kuala Kapuas," katanya. (DJIMMY NAPOLEON/B-3)