BORNEONEWS, Palangka Raya - Polres Palangka Raya melebarkan sayapkan dalam memantau perkembangan harga kebutuhan pokok. Bila sebelumnya Polres Palangka Raya membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mafia Pangan dengan melibatkan pemerintah kota, kali ini lebih khusus lagi dengan membentuk Satgas Mafia Beras.
"Tim Satgas Mafia beras bertujuan untuk mengawasi pendistribusian beras di Palangka Raya," kata Kasat Reskrim Polres Palangka Raya AKP Ismanto Yuwono mewakili Kapolres AKBP Lili Warli, Jumat (7/7/2017).
"Timnya masih sama dengan Tim Mafia Pangan. Hanya, lebih fokus pada distribusi beras," imbuhnya.
Ia menuturkan, mulai Senin pekan depan, pihaknya sudah melaporkan kepada pimpinan soal harga beras di lapangan. "Mudah-mudahan target kami dalam dua bulan harga beras turun Rp1.000 per kilogram," ucap Ismanto.
Ia berharap, masyarakat dapat berperan aktif memantau distribusi beras. Ia juga menyarankan jika menemukan pedagang menjual beras tidak wajar, segera laporkan ke posko Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalteng atau Polres Palangka Raya. (BUDI YULIANTO/B-3)








