BORNEONEWS, Palangka Raya - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Tengah mencatat perputaran uang di Kalimantan Tengah selama bulan Juni mencapai Rp338 Miliar. Jumlah perputaran uang ini merupakan perputaran uang yang dilakukan melalui sistem Kliring (Sistem Pembayaran Non Tunai).

"Di Kalimantan Tengah terdapat tiga kota yang ditunjuk untuk melakukan kegiatan kliring yakni Palangka Raya, Sampit dan Pangkalan Bun. Dari data kegiatan kliring di tiga kota tersebut tercatat total nominal
perputaran uang yang dilakukan di Kalimantan Tengah pada bulan Juni 2017 sebesar Rp 338,80 miliar," ungkap Kepala Perwakilan BI Kalteng Wuryanto saat menggelar Rilis Bulanan BI kepada awak media di kantor BI, Jumat (7/7/2017) sore.

Angka ini, lanjut Wuryanto, mengalami peningkatan sebesar 23,46 persen (dalam bulan per bulan) jika dibandingkan dengan posisi pada bulan sebelumnya.

"Sejalan dengan nominalnya, volume bilyet (lembar) transaksi kliring pada bulan Juni 2017 tercatat sebesar 9329 lembar atau meningkat sebesar 5,53 persen jika dibandingkan pada bulan sebelumnya," tambahnya.

Meningkatnya jumlah bilyet pada bulan Juni 2017 menurut Wuryanto didorong oleh transaksi perusahaan dan masyarakat untuk kebutuhan perayaan Idul Fitri 1438 H. "Namun, pada bulan Juni 2017 rata-rata nominal yang dikliringkan per bilyet adalah Rp36,32 juta atau menurun dibandingkan dengan posisi pada bulan Mei yang tercatat sebesar Rp44,24 juta," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-2)