BORNEONEWS, Palangka Raya - Harga sejumlah komoditas per 6 Juli menunjukkan tren meningkat. Hal itu berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang merupakan pusat informasi yang dimiliki Bank Indonesia, tercatat sejumlah harga komoditas yang meningkat.
"Menurut data PIHPS hingga tanggal 6 Juli 2017, sejumlah komoditas pangan utama di Kalimantan Tengah menunjukan tren peningkatan harga," ungkap Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Tengah Wuryanto saat menggelar rilis bulanan BI kepada awak media di kantor BI, Jumat (7/7/2017) sore.
Tercatat, komoditas daging ayam ras, bawang merah dan daging sapi mengalami peningkatan di kedua kota sampel yakni Palangka Raya dan Sampit. Peningkatan harga tertinggi terdapat pada komoditas daging ayam ras di Kota Palangka Raya yang meningkat sebesar 33,69% dibandingkan posisi harga di bulan Juni 2017.
"Terbatasnya jumlah pedagang yang melakukan kegiatan jual beli di pasar pascaperayaan momen Idulfitri di awal Juli diindikasi menjadi penyebab peningkatan harga yang terjadi," terangnya.
Wuryanto menyebut, data ini merupakan hasil berdasarkan data PIHPS yang melalui website-nya, masyarakat secara luas dapat mengetahui harga di level pasar untuk beberapa komoditas utama. "Dari data series Web PIHPS di bulan Mei dan Juni 2017, rata-rata komoditas pangan utama di Kalteng relatif tidak mengalami kenaikan harga yang tinggi," jelas Wuryanto.
Bahkan, lanjut Wuryanto, terdapat beberapa komoditas yang mengalami koreksi harga. Hal ini sejalan dengan survei inflasi BPS pada bulan Juni 2017 lalu yang mengindikasikan rendahnya sumbangan kelompok volatile food (bahan makanan). (TESTI PRISCILLA/B-2)
Per 6 Juli, Harga Sejumlah Komoditas Meningkat
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Polsek Pahandut Amankan Pria Mengaku Anggota BPK Minta Sumbangan di Palangka Raya
Polres Lamandau Sita 705 Gram Sabu dan 400 Pil Ekstasi, Terduga Kurir Diamankan
KPK Periksa Direktur L&G Insurance Broker Sebagai Saksi Kasus Jasindo
Polres Lamandau Tangani 3 Kasus Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 7,3 Hektare
Komentar (0)
Memuat komentar…







