BORNEONEWS, Puruk Cahu - Banyaknya lahan kosong di Kabupaten Murung Raya (Mura) mulai dilirik sejumlah invenstor bidang pertanian, khususnya jagung dan tebu.

Seperti yang disampaikan Bupati Murung Raya Perdie M Yoseph dalam sambutannya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) di Gedung Pertemuan Umum Tira Tangka Balang, Puruk Cahu, Jumat (7/7/2017) kemarin.

Pada kesempatan itu, Bupati Perdie menyampaikan bahwa dirinya sudah dihubungi sejumlah investor mengenai niat mereka tersebut.

"Saya sudah dihubungi dan menyatakan dalam dekat akan datang ke Murung Raya guna membicarakan niat mereka tersebut," ungkap Bupati.

Ia menyebutkan, investasi di bidang pertanian tentu membutuhkan lahan yang tidak sedikit dan sekarang masih belum ditetapkan daerah atau kecamatan mana yang akan dipilih.

"Kalau 1 atau 2 hektare itu namanya kebun milik pribadi. Tentu para invenstor menginginkan lahan yang cukup luas sebab yang menangani pertanian ini sebuah perusahaan," sebut Bupati Perdie. (SUPRIADI/B-3)