BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Parimus menyebut menata kota Sampit bukan perkara mudah. Sebab ada sektor yang sudah terlanjur sulit ditata.
"Seperti halnya lebar jalan protokol, bangunan yang berdekatan dengan bahu jalan. Hingga tidak tersedianya kawasan parkir dilokasi kawasan umum," kata Parimus, Minggu (9/7/2017).
Dijelaskan Parimus ada keterlanjuran sejak dulu, di mana akhirnya Sampit ini sulit sekali menatanya. "Bisa ditata tapi anggarannya sangat besar," ujar politisi Demokrat ini.
Dijelaskan, pemerintah daerah mesti bersinergi untuk merancang kota ini, karena dalam beberapa dekade lagi pembangunan Kota ini pasti akan merambah ke arah barat.
Dari itu tidak salah jika pemerintah sudah membangun badan jalan selebar mungkin, sehingga tidak sulit jika ada pelebaran dan peningkatan jalan ke depannya.
Dia menyarankan sebaliknya jika membuat badan jalan kecil maka akan banyak menyedot anggaran untuk pelebaran. "Kota ini pasti akan menjadi kota besar, itu sudah pasti terjadi, makanya sebelum kita menuju kearah tersebut alangkah baiknya Sampit ini fokus dengan membuka akses jalan yang kini masik sepi," ujarnya.
Parimus sepakat jika pembangunan untuk selanjutnya diarahkan ke arah barat, ini penting guna mengurai kepadatan kawasan permukiman seperti Kecamatan Kota yakni Ketapang dan Baamang. (NACO/B-6)
"Seperti halnya lebar jalan protokol, bangunan yang berdekatan dengan bahu jalan. Hingga tidak tersedianya kawasan parkir dilokasi kawasan umum," kata Parimus, Minggu (9/7/2017).
Dijelaskan Parimus ada keterlanjuran sejak dulu, di mana akhirnya Sampit ini sulit sekali menatanya. "Bisa ditata tapi anggarannya sangat besar," ujar politisi Demokrat ini.
Dijelaskan, pemerintah daerah mesti bersinergi untuk merancang kota ini, karena dalam beberapa dekade lagi pembangunan Kota ini pasti akan merambah ke arah barat.
Dari itu tidak salah jika pemerintah sudah membangun badan jalan selebar mungkin, sehingga tidak sulit jika ada pelebaran dan peningkatan jalan ke depannya.
Dia menyarankan sebaliknya jika membuat badan jalan kecil maka akan banyak menyedot anggaran untuk pelebaran. "Kota ini pasti akan menjadi kota besar, itu sudah pasti terjadi, makanya sebelum kita menuju kearah tersebut alangkah baiknya Sampit ini fokus dengan membuka akses jalan yang kini masik sepi," ujarnya.
Parimus sepakat jika pembangunan untuk selanjutnya diarahkan ke arah barat, ini penting guna mengurai kepadatan kawasan permukiman seperti Kecamatan Kota yakni Ketapang dan Baamang. (NACO/B-6)








