BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran memimpin upacara Parade Hari Bhayangkara ke-71 tahun 2017, Senin (20/7/2017).
Upacara hari Bhayangkara ini unik, karena dilaksanakan di depan Tugu Soekarno jalan S Parman Palangka Raya.
Selain Gubernur, Wakil Gubernur Kalteng, dan sejumlah kepala dinas/badan, juga dihadiri forum koordinasi pimpinan daerah (FKPD) dan tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama. Bertindak sebagai inspektur, Gubernur Sugianto membacakan instruksi Presiden RI Joko Widodo kepada Polri.
Ada lima instruksi Presiden RI kepada seluruh anggota Polri pada peringatan HUT Bhayangkara ke-71 ini yaitu Perbaiki manajemen internal Polri untuk menekan budaya negatif seperti korupsi, penggunaan kekerasan yang berlebihan, dan arogansi kewenangan.
Kedua, Mantapkan soliditas internal dan profesionalisme Polri guna mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan yang berkesinambungan. Ketiga, mengoptimalkan modernisasi Polri dengan penggunaan Teknologi Informasi dalam pelayanan publik.
Keempat, tingkatkan kesiapsiagaan opsnal melalui upaya deteksi dini dan deteksi aksi dengan strategi profesional proaktif dengan demikian Polri tetap dapat lincah bertindak dalam menghadapi perkembangan situasi yang meningkat secara cepat," kata Gubernur.
Dan kelima, lanjutnya, tingkatkan kerjasama, koordinasi dan komunikasi dengan semua elemen baik pemerintah maupun masyarakat serta kolega internasional sebagai mplementasi kedekatan dan sinergi polisional guna mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif.
"Saya berharap komitmen Polri yang handal profesional, melindungi masyarakat, mengayoni dan melayani masyarakat serta penegakan hukum sebagai abdi nusa dan bangsa," pesan Gubernur mengakhiri.
Sebelum acara dimulai, gubernur melakukan cek pasukan. Sementara itu setelah upacara selesai, ditutup dengan penampilan atraksi, salah satunya penanganan aksi terorisme. (ROZIQIN/B-5)








