BORNEONEWS, Palangka Raya - Nurdin, Lurah Kereng Bangkirai menjamin secara umum masyarakatnya akan ramah menyambut kedatangan tamu yang akan mengikuti Kemah Budaya Nasional (KBN).

Pada even nasional ini tidak hanya dari seluruh Kalimantan Tengah, peserta kegiatan ini juga berasal dari 33 provinsi di Indonesia serta lima negara luar negeri.

"Kalau secara umum, kebetulan even KBN pada 17-22 Juli 2017 ini dilaksanakan di Kelurahan Kereng Bangkirai. Kemarin juga di wilayah kelurahan kami ada pesta Tiwah, pesertanya bukan dari tempat kami, tapi tempat pelaksanaannya di Kereng. Artinya secara umum masyarakat Kereng Bangkirai, dengan kedatangan banyak orang itu sudah tidak asing lagi. Saya rasa untuk soal keramahan kami bisa jamin masyarakat Kereng akan melakukan hal itu," ungkap Nurdin kepada Borneonews.co.id, Senin (10/7/2017).

Menurut Nurdin, memang dulu image yang tersebar terkait sikap masyarakat Kereng Bangkirai adalah suka mabuk-mabukan, suka memalak dan sekian banyak keburukan lainnya. Namun Nurdin memastikan bahwa itu adalah image yang sudah lama ditinggalkan warganya.

"Karena kan bisa dilihat sendiri bahwa kegiatan wisata di kawasan ini terutama daerah pelabuhan apalagi waktu masih libur kemarin jadi lebih ramai. Karenanya warga sudah terbiasa dengan kondisi ramai, kondisi banyak pengunjung. Makanya nanti kalau kita kedatangan orang dengan jumlah ribuan karena kegiatan KBN ini saya rasa tidak terlalu kaget. Kita dari segi keamanan sudah buktikan bahwa warga kami welcome dengan orang jadi tidak ada lagi suka malak, suka ganggu orang, keramahannya sudah bisa dijamin," katanya. (TESTI PRISCILLA/B-6)