BORNEONEWS, Sukamara - Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukamara Sugiyo menuturkan, hasil pemantauan di sejumlah sekolah di dalam kota ditemukan dua guru tidak masuk kerja di hari pertama masuk sekolah tanpa keterangan yang jelas.

“Sebenarnya yang tidak masuk kerja pada hari pertama sekolah ada empat orang guru, tiga orang guru bertugas di SMPN 1 Sukamara dan satu guru lainnya bertugas di SMPN 3 Sukamara,” kata Sugiyo, Senin (10/7/2017).

Menurut dia, setiap kepala sekolah yang ditemui harus memberikan jawaban yang sebenarnya mengenai kehadiran guru, sehingga dinas bisa melakukan evaluasi dan memberikan teguran terhadapguru yang tidak disiplin.

“Berdasarkan keterangan KepsekSMPN 1 Sukamara dia guru yang tidak hadir karena sedang melakukan cake upkesehatan dan sedangkan untuk guru satunya tidak diketahui kenapa tidak bisa masuk kerja tempat waktu,” tuturnya.

Lanjut Sugiyo, sedangkan guru yang bertugas di SMPN 3 Sukamara sudah meminta izin kepada kepala sekolah atas keterlambatannya, hanya saja kepala sekolah tidak memberikan izin karena di tahun sebelumnya guru yang sama juga sudah pernah izin untuk terlambat masuk sekolah.

“Karena kepala sekolah tidak memberikan izin maka guru tersebut dipastikan tidak masuk bekerja tanpa keterangan yang jelas,” ujarnya.

Dikatakannya, bagi guru yang tidak masuk kerja tanpa keterangan jelas maka akan diberikan teguran dan sanksi dari dinas agar ke depannya tidak mengulangi kesalahan yang sama. (NORHASANAH/B-5)