BORNEO NEWS, Kuala Kapuas - SDN 1 Selat Tengah ditunjukan sebagai salah satu sekolah percontohan kebersihan program nasional sanitasi ,namun masih minimnya sarana prasarana baik itu,halaman dan toilet untuk siswa.

"SDN 1 Selat Tengah di tunjuk sebagai salah satu yang masuk program sanitasi,sekolah bersih tetapi untuk itu kami sudah mengusulkan untuk penimbunan dan pembangunan toilet bagi siswa," kata Kepala Sekolah SDN 1 Selat Tengah Yerry Silvia kepada Borneonews, Senin (10/7/2017).

Ia mengakui,sudah mengusulkan kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang Perumahan Kawasan Pemukiman (DPUPRKP) untuk pembangunan toilet sebab keberadaan toilet tersebut tidak bisa mengakomodir 280 siswa.

"Untuk saat ini 3 bua toilet tidak cukup untuk 280 siswa belum lagi di tambah dewan guru.Jadi di perkirakan harus di bangun 7 bua toilet lagi,sebab kalau perbandingan 1 toilet 20 orang siswa," ungkapnya.

Ia menambahkan ada anggota DPRD Kapuas berkunjung ke SDN 1 Selat Tengah dan berjanji akan membantu untuk penimbunan toilet dan penambahan ruang kelas. "Namun sampai saat ini belum terealisasi. Kalau sekolah putaran siang sekitar pukul 10:00 WIB setelah kelas 1 pulang sekolah," kata dia.

"Usulan ini sudah disampaikan baik itu secara lisan mau pun dalam bentuk proposal.Untuk aktivitas sekolah pun ada yang siang untuk memanfaatkan gedung sekolah ada,sebab masih kekurangan 4 ruangan kelas," bebernya. (DJIMMY NAPOLEON/B-8)