BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas Arton S Dohong dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Kamiar di sela penanaman padi perdana di Sakatan Juri, Kuala Kurun, Senin (10/7/2017), menyampaikan ada tiga poin penting dalam upaya meningkatkan produksi tanaman pangan.

Pertama, peningkatam produksi padi akan diarahkan pada kegiatan peningkatan produktivitas (intensifikasi) di Kabupaten Gunung Mas, juga mendukung program upaya kusus untuk peningkatan tiga komoditas target swasembada pangan seperti padi, jagung, dan kedelai.

Kedua, pengembangan sektor tanaman pangan merupakan salah satu strategi kunci dalam memacu pertumbuhan ekononi pada masa yang akan datang dan sumber kehidupan bagi sebagian besar penduduk Indonesia, khususnya di Kabupaten Gunung Mas.

"Ketiga, dalam pelaksanan intensifikasi pertanian akan fokus pada penanganan masalah. Seperti pengelolaan tanah, penggunaan benih bermutu, penanaman, pemupukan, pemberantasan hama serta penyakit pada tanaman, pemanenan, dan kegiatan selama pascapanen."

Dengan penanam perdana itu, diharapkan para petani di Kabupaten Gunung Mas, khususnya di wilayah Sakata Juri bisa lebih meningkatkan pemanfaatan lahan yang existing maupun lahan yang baru dicetak.

"Diharapkan bantuan sarana produksi dan benih padi unggul akan sangat membantu, terutama dalam pemerataan waktu tanam. Karena ketidakmerataan waktu tanam memberikan peluang panjangnya siklus kehidupan hama dan penyakit tanaman dan berakibat menurunnya hasil produksi," ucap Sekda Kamiar. (EPRA SENTOSA/B-3)