BORNEONEWS, Kasongan - Anggota DPRD Katingan Fahmi Fauzi menyatakan siap berlaga dalam pilkada Katingan 2018. Mantan Ketua Pansus DPRD soal skandal perselingkuhan Bupati Ahmad Yantenglie, menegaskan dirinya bisa maju lewat partai politik (Parpol) atau menggunakan jalur perseorangan.
"Khusus untuk saya pribadi, bisa saja menggunakan parpol, dan juga bisa jalur perseorangan. Semua bisa, semua mungkin," tegas Fahmi Fauzi disela menghadiri sosialisasi tahapan pilkada dan halal bihalal di Kantor KPU Katingan, di Kasongan, Senin (10/7/2017),
Menurutnya untuk proses politik di Katingan terutama tumbuh suburnya para calon-calon anak bangsa yang ingin mencoba dalam partisipasi kepemimpinan, ia anggap itu hal wajar dan lumrah.
Namun, kata Fahmi, sampai detik ini tidak ada satu pun bakal calon pemimpin di Katingan diusung oleh partai A, B maupun C. "Sampai saat ini belum ada partai politik yang sudah menyatakan resmi mengusung bakal calon itu," katanya.
Fahmi mengatakan untuk persiapannya jika bakal maju lewat jalur independen, dirinya mengaku sudah memiliki kawan-kawan yang tergabung dalam relawan dukung Fahmi dan duta Fahmi. Relawan ini sudah bergerak di 13 kecamatan dan 163 desa, itu dalam rangka mencoba melihat keinginan masyarakat.
"Dan alhamdulillah sampai pada hari ini sudah terkumpul sembilan ribu KTP yang sudah mulai kami rekap untuk digunakan melalui jalur perseorangan itu nantinya," katanya.
Namun demikian ia tetap akan mengikuti seluruh proses penjaringan yang telah terjadi di parpol. Sebab dirinya tidak akan meninggalkan proses penjaringan di parpol selama ini. "Yang jelas sampai Oktober tahun ini KTP yang sudah terkumpul sebanyak 19 ribu, dan itu melebihi ketentuan yaitu 12 ribu." (ABDUL GOFUR/N).








