BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) menargetkan volume produksi crude palm oil (CPO) meningkat 20% hingga 30% dibandingkan realisasi tahun lalu.

"Dengan capaian produksi 2016 sebanyak 297.687 ton, kami yakin bisa memproduksi 386.993 ton CPO di tahun ini," kata Investor Relation PT Sampoerna Agro, Michael Kusuma, kepada pers di Jakarta, Selasa (11/7).

Michael menilai, puncak produksi diprediksi jatuh pada Oktober dan November mendatang. Saat ini, umur tanaman SGRO juga sudah memasuki masa produktif, dengan puncak usia produktif CPO yakni 15 tahun.

"Tanaman sawit kami rata-rata berumur 12-13 tahun," papar dia.

Sebagian besar tanaman sawit produktif yang berusia 11 tahun masuk dalam pengelolaan kebun inti, sehingga jumlah volume produksi akan meningkat tiap tahun, sampai menjelang puncak usia produktif. Perusahaan juga akan menambah kapasitas lahan.

Bila telah lewat usia 15 tahun, biasanya volume produksi tanaman tersebut akan sedikit menurun.

"Melihat faktor usia kebun, kami optimistis produksi akan meningkat dari tahun lalu. Meredanya efek El Nino juga bakal meningkatkan volume produksi," ujar Michael. (NEDELYA RAMADHANI/m)