BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kedua pelajar berinisial ML (19) dan MK (16) yang tertangkap tangan Satpol PP dan Damkar Kobar sedang indehoy di belakang Pangkalan Bun Park, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat Selasa (11/7/2017), justru minta dinikahkan saja daripada harus menjalani pemeriksaan di Kantor Satpol PP Kobar.
Informasi terhimpun saat mengetahui keberadaan anggota Satpol PP yang mengawasi perilaku mereka, ML berusaha melarikan diri namun cepat ditangkap. Saat itulah ML meminta untuk dinikahkan saja dan memohon tidak di bawa ke kantor Satpol PP. "Dia malah minta dinikahkan saja dan enggak mau di bawa ke kantor," kata sumber Borneonews di lokasi kejadian, Selasa (11/7/2017).
Sementara itu, MK (16) mengaku bahwa ia merupakan siswi baru di sebuah sekolah lanjutan atas, dan pria yang tertangkap bersamanya adalah kekasihnya. Sesaat setelah diamankan di kantor Satpol PP, kedua guru sekolah mereka tiba di kantor Satpol PP Kobar.
Sebelumnya ML dan MK di tangkap Satpol PP saat berbuat mesum di kawasan Pangkalan Bun Park, sekitar pukul 12.30 WIB dan keduanya masih mengenakan seragam sekolah saat berbuat mesum. (KOKO SULISTYO/B-8)
Pelajar Ini Minta Dinikahkan Daripada Dibawa ke Kantor Satpol PP
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Telur, Cabai dan Sayuran Ludes Terjual di Pasar Murah Kobar
Warga dan Satgas Bina Marga Bersihkan Drainase Jalan P Antasari Pangkalan Bun
Dinkes Kobar Publikasikan 21 Kontak Posko Kesehatan untuk Darurat Karhutla
Gawat ! Api Karhutla Tinggal 600 Meter dari Feeding Camp Orangutan di Tanjung Harapan TN Tanjung Puting
Pemkab Kobar Siapkan SP2D Online untuk Tingkatkan Efisiensi Keuangan Daerah
Gerakan Pangan Murah Tiap Rabu, Pemkab Kobar Sediakan Bahan Pokok Harga Terjangkau
Komentar (0)
Memuat komentar…







