BORNEONEWS, Muara Teweh – Usulan pembangunan infrastruktur jalan terus disuarakan masyarakat Desa Liang Naga, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara.
Wakil Ketua II DPRD Barito Utara Acep Tion mengatakan, warga Desa Liang Naga sangat berharap pemerintah kabupaten dapat membuka akses jalan tembus dan jembatan yang menghubungkan desa mereka dengan Desa Hajak serta Desa Teluk Mayang.
Keberadaan jalan tembus tersebut diyakini akan berimbas pada kesejahteraan masyarakat serta perkembangan wilayah Kecamatan Teweh Baru. Sebab akan memudahkan transportasi antara desa dan ibu kota kecamatan.
“Masyarakat Desa Liang Naga sangat berharap usulan mereka ini diakomodasi oleh pemerintah daerah. Sebab selama ini masyarakat kesulitan dalam membawa hasil bumi mereka,” kata Acep Tion, Selasa (11/7/2017).
Dikatakannya bahwa warga Desa Liang Naga banyak yang berprofesi sebagai petani, baik karet maupun lainnya. “Selama ini yang menjadi kendala para petani adalah jauhnya jarak antara kebun karet warga dari jalan. Sehingga mereka terpaksa memikul hasil sadapan karet dengan jarak yang jauh untuk sampai ke jalan eks perusahaan,” katanya.
Di sisi lain, Acep Tion memprediksi kehadiran jalan tembus dan jembatan yang menghubungkan Desa Liang Naga dan Desa Hajak akan berefek terhadap percepatan pemekaran ibu kota Kabupaten Barito Utara yakni Kota Muara Teweh ke wilayah Kecamatan Teweh Baru.
Di samping itu, kehadiran jalan bisa mempermudahdalam pemasangan tiang listrik PLN guna mendukung program listrik masuk desa yang sedang dijalankan pemerintah.
“Dibukannya akses jalan ini bisa memotivasi para petanidi wilayah itu, yakni yang biasanya hanya menanam 1 haktare atau 2 hektare lahan, bisa saja bertambah menjadi 5 hektare atau lebih. Sebab infrastrukturnya mudah dijangkau masyarakat,” sebut dia. (RAMADHANI/B-3)








