BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Nono meminta agar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bersinergi dengan Kantor Imigrasi untuk aktif mengawasi masuknya tenaga kerja asing (TKA) di kabupaten ini.
"Karena belakangan ini saya melihat di Kotim menjadi salah satu tempat keluar masuknya TKA. Ini dikhawatirkan membawa pengaruh buruk terutama kepada kehidupan dan sosiologis masyarakat.," kata Nono, Selasa (11/7/2017)
Nono mengaku kerap menjumpai ada tenaga kerja asing, bahkan mereka tidak bisa menguasai bahasa Indonesia dengan baik, tentu ini harus diawasi bersama, terutama dari instansi terkait.
Nono juga menyarankan Disnkartrans untuk memperkuat kordinasi dan komunikasi dengan pihak kantor Imigrasi setempat. Karena dengan upaya tersebut bisa menekan TKA masuk tanpa mengikuti aturan yang ada.
"Selain itu dalam menghadapi situasi seperti saat ini. Peran Pemerintah Daerah harus bisa memastikan jangan sampai dengan kehadiran pekerja asing ini merusak tatanan moral generasi muda," tukasnya.
Dari itu menurut Politisi Hanura ini perlu pengawasan yang masif agar pengaruh budaya pekerja asing ini tidak tertular, terutama budaya yang tidak sesuai dengan orang Timur.
Dijelaskan Nono selama ini tenaga kerja asing bekerja di sejumlah perusahaan besar di Kotim baik itu sektor pertambangan maupun perkebunan.
"Banyak perusahaan besar di Kotim ini memakai tenaga kerja asing yang tidak terdata secara akurat. Harusnya setiap tenaga kerja asing itu memiliki pendamping dan ini bersifat wajib karena diatur dalam undang-undang," tandasnya. (NACO/B-5)
Awasi Tenaga Kerja Asing Masuk ke Kotim
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rimbun Kritik Pemerintah Pusat Usai Agenda Menhut di Kotim Batal
Bencana Karhutla Gambut Parah, Anggota DPRD Kotim Desak Langkah Nyata Menteri Kehutanan
Ketua DPRD Kotim Berharap Kunjungan Menhut Buka Jalan Bantuan Pusat untuk Karhutla
DPRD Kotim Berkomitmen Cegah Intervensi dan KKN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Jembatan Menuju SMAN 1 Samuda Rusak Parah, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen
Ketua Komisi I DPRD Kotim Salurkan 12.400 Liter Air Bersih untuk Warga
Komentar (0)
Memuat komentar…







