BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bunyi tetabuhan dan derak lincah penari tradisional Dayak dari Sanggar Bakuba Kelurahan Mendawai, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), menjadi pembuka acara peringatan HUT ke-25 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut Pangkalan Bun, Selasa (12/7/2017).
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di halaman kantor PDAM Tirta Arut Jalan Sutan Syahrir, selain dihadiri berbagai Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) diantaranya adalah Assisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Mahlan yang mewakili Bupati Kobar, Ketua DPRD Kobar Triyanto juga dihadiri oleh seluruh Direktur PDAM se Kalimantan Tengah.
"Kepada rekan kami yaitu Direktur PDAM se Kalteng kami ucapkan selamat datang, selamat minum banyu Pangkalan Bun. Semoga suatu saat akan kembali lagi ke Pangkalan Bun," ucap Direktur PDAM Tirta Arut Pangkalan Bun Sapriansyah yang disambut dengan tepuk tangan hadirin.
Ia mengapresiasi pada direktur tersebut yang menyempatkan hadir dalam kegiatan HUT ke-25 ini.
"Tentunya ini melambangkan kebersamaan dan soliditas untuk meningkatkan pelayanan yang profesional," ujarnya.
Ia menjelaskan sebagai perusahaan daerah pihaknya tentunya harus mampu menghasilkan laba.
"Selain itu juga kita juga berperan sebagai pelayan publik yang menyediakan air minum pada masyarakat," jelasnya.
Ia juga menjelaskan perkembangan pelanggan PDAM dari tahun ketahun. "Tahun 1984 saat didirikan jumlah pelanggan hanya 300 pelanggan sambungan rumah (PSR) saja. Kemudian tahub 1992 berkembang menjadi 1579 PSR. Saat ini pelanggan sudah mencapai 18.100 PSR. Bahkan target sambungan untuk tahun 2017 ini berjumlah 1700 PSR," ujarnya.
Ia juga menjelaskan sebagai bentuk inovasi pelayanan, PDAM Tirta Arut Pangkalan Bun juga akan menyediakan air siap minum dengan jenis Reverse Osmosis (RO).
"Saat ini air minum RO ini telah tersedia di Kecamatan Kumai. Rencananya dalam waktu dekat kami akan menyediakan RO di kawasan Bundaran Pancasila," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-5)








