BORNEONEWS, Sukamara – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Sukamara, Eddy Alrusnadi mengatakan, dalam menentukan calon mana yang akan diusung dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Sukamara tahun 2018 mendatang, maka Tim Pilkada Provinsi Kalimantan Tengah akan melakukan survei.

“Berdasarkan informasi yang kita terima dari Ketua Tim Korwil Pusat bahwa dalam bulan ini akan adanya survei dari tim provinsi. Dan itu sudah dirapatkan bersama dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dengan tim Pilkada Pusat, ” kata Eddy Alrusnadi, Rabu (12/7/2017).

Menurut dia, survei tersebut dilakukan karena merupakan bagian dari salah satu proses seleksi dalam mencari calon yang memang berpotensi untuk memang pada Pilkada tahun 2018 nanti, sehingga untuk meraih keberhasilan tersebut pasangan yang diusungpun harus memiliki kualitas dan sesuai harapan partai.

Dikatakannya, dalam proses pendaftaran yang dibuka dari tanggal 6 Mei hingga 11 Mei 2017. Di mana selama 6 hari tersebut sebanyak 6 orang telah mendaftarkan diri baik sebagai calon bupati maupun wakil bupati.

“Dari enam orang tersebut empat orang diataranya mendaftar secara berpasangan dan sisanya mendaftar secara perorangan,” terangnya.

Yang mendaftar secara berpasangan adalah H Windu Subagio bersama H Ahmadi dan H Siari bersama pasangannya Edi Hadrianto. Sedangkan untuk perorangan Mugeni yang mendaftar sebagai calon bupati dan Eddy Alrusnadi yang juga mendaftar sebagai calon bupati Kabupaten Sukamara pada Pilkada mendatang. (NORHASANAH/B-5)