BORNEONEWS, Sukamara – Masyarakat Kecamatan Balai Riam, Sukamara, harapkan agar pemerintah daerah memperbaiki jalan yang rusak yang selama ini menjadi akses vital bagi warga setempat, mengingat dengan kondisi jalan yang rusak telah menghambat aktivitas mereka saat ingin bepergian keluar desa.
Jimy, warga Balai Riam mengatakan, kondisi jalan yang mengakses ke Desa Pampaning saat ini sudah sangat memprihatinkan, karena banyaknya lubang-lubang besar yang digenangi air memenuhi badan jalan.
“Kitah harapkan adanya perbaikan agar waga yang menggunakan jalan ini bisa lebih nyaman untuk melintas,” kata Jimy, Rabu (12/7/2017).
Menurut dia, meskipun kondisi jalan rusak parah namun masyakat tetap memilih jalur tersebut untuk bepergian baik ke Kecamatan Balai Riam maupun ke wilayah tetanga Provinsi Kalimatan Barat karena jaraknya tidak terlalu jauh.
“Jika memutar jalan lain mereka harus menempuh sekitar 6 kilo meter (km), sedangkan jalan ini tidak begitu jauh sehingga warga masih banyak menggunakan jalur ini untuk bepergian kedesa lainnya,” ujarnya.
Dikatakannya, masyarakat sudah merasakan jalan rusak tersebut sekitar dua tahun lamanya dan hingga saat ini masih belum ada upaya perbaikan dari pemeritah.
Ditegaskannya meskipun jalan tersebut bukan jalur utama Kecamatan Balai Riam namun banyak warga yang mengunggunakannya karena jalan tersebut merupakan penghubung antar dua provinsi yakni Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). (NORHASANAH/B-5)








