BORNEONEWS, Sampit - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih kekurangan kontainer pembuangan sampah, untuk pengelolaan sampah di daerah permukiman yang belum terjangkau petugas DLH.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah DLH, Paulus Segah mengatakan, keterbatasan tersebut menjadi salah satu kendala petugas mengangkut sampah. Apalagi, sebagian masyarakat masih membuang sampah tidak pada tempatnya.

"Kami juga sudah berusaha mengatasi itu. Bagaimana pun lokasi pembuangan sudah ditentukan, sehingga jika membuang sampah bukan pada jalurnya kemungkinan tidak terangkut," jelasnya, Rabu (12/7/2017).

Dia melanjutkan, selain keterbatasan, kontainer atau bak penampungan sampah tidak mungkin ditempatkan di sembarang titik atau di sudut mana saja. Kontainer harus diletakkan pada tempat yang banyak permukiman atau penduduknya.

Tetapi, jika masyarakat membuang tidak pada kontainer, maka kemungkinan akan terlewat. Sebab petugas kebersihan memiliki jalur pengangkutan sampah yang sudah ditentukan.

"Sebagian container ada yang rusak, ada yang sedang diperbaiki. Untuk saat ini yang kita miliki ada sekitar 30an,"sebutnya.

Ke depan sambungnya, memang perlu adanya penambahan kontainer untuk mengikuti perkembangan penduduk yang semakin meningkat dan permukiman yang meluas. Namun jika ada penambahan kontainer, maka juga harus ada penambahan armada, untuk mengangkut sampah pada jalur yang baru tersebut.

"Kita memang selalu berupaya untuk mengatasi. Melihat kebutuhan sekarang kita akan mencoba mengajukan penambahan alat angkutnya, seperti armada, amrol dan kontainernya. Sehingga jangkauan bisa lebih luas,"tutupnya. (NOOR ANNISA/B-11)