BORNEONEWS, Palangka Raya – Serapan APBD Provinsi Kalimantan Tengah pada triwulan II tahun anggaran 2017 baru sebesar 31,03%. Artinya pelaksanaan kegiatan pembangunan di Kalteng pada semester pertama tidak mencapai target yang ditetapkan yakni minimal 50%.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappedalitbang) Kalteng Yuren S Bahat menuturkan, serapan sebesar 31,03% tersebut berasal dari anggaran belanja tidak langsung (BTL) dan belanja langsung (BL).
“Dari pagu BTL Rp2,42 triliun realisasi keuangan sebesar Rp883,97 miliar atau 36,49% dan dari pagu BL Rp1,56 triliun terealiasasi Rp352,33 miliar atau 22,56%,” ungkap Yuren pada Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Triwulan II di Aula Bappedalitbang Kalteng, Kota Palangka Raya, Rabu (12/7/2017).
Mantan Wakil Bupati Barito Timur itu juga mengungkapkan gambaran jumlah belanja untuk rata-rata seluruh kabupaten/kota di Kalteng. Yaitu hanya 34,25% untuk realiasasi keuangan dan 32,42% untuk realisasi fisiki. Ini mengambarkan perkembangan untuk kabupaten/kota juga belum mencapai target minimal 50%.
“Realiasasi untuk komponen belanja langsung (BL), untuk seluruh kabupaten/kota sampai saat ini baru sebesar 26,6% dan realiasi fisik 32,72%,” ucapnya. (ROZIQIN/B-3)
APBD Kalteng 2017 Baru Terserap 31,03%
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Dua Kasus Lakalantas Terjadi saat Kabut Asap Tebal di Sampit, Dua Orang Tewas
16.387 Personel Karhutla di Kalteng Dapat Jaminan Layanan Kesehatan Gratis
Komentar (0)
Memuat komentar…







