BORNEONEWS, Kasongan - Minat warga Kabupaten Katingan untuk mencalon pada pemilihan kepala desa (Pilkades) sejak beberapa tahun terakhir ini dinilai cukup tinggi.
Tingginya minat warga mencalon diri di pilkades itu dilatarbelakangi oleh dana yang masuk ke desa cukup banyak misalnya dana desa (DD) yang bersumber dari dana APBN pusat, dan alokasi dana desa (ADD) bersumber dari APBD. Selain itu, gaji atau honor kepala desa juga lumayan tinggi sekitar Rp4 juta.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Katingan, Kabul Mustiman mengakui, minat warga Katingan sejak tiga tahun terakhir tinggi untuk berpartisipasi dalam pemilihan kepala desa itu. "Misalnya pilkades secara serentak tahun 2016 kemarin, saat proses pendaftaran ada beberapa desa calonnya lebih dari lima orang," kata Kabul Mustiman.
Meski begitu, lanjut Kabul Mustiman, pada pilkades serentak tahun 2017 ini pihaknya tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, yaitu paling banyak calon hanya lima orang. Kabul juga mengungkapkan, partisipasi pemilih di pilkades 2016 lalu dinilai cukup tinggi yaitu mencapai 85%.(ABDUL GOFUR/B-2)
Minat Warga Katingan Mencalonkan Diri Jadi Kepala Desa Tinggi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sembunyikan Sabu Seberat 306,7 Gram di Bawah Kasur, Bandar Narkoba di Sampit Dibekuk Polisi
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







