BORNEONEWS, Nanga Bulik - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menyatakan, setelah lebaran Idul Fitri tahun ini ada lonjakan jumlah warga yang mengurus dokumen kependudukan. Lonjakannya mencapai dua kali lipat.

"Iya, memang ada peningkatan jumlah warga yang mengurus dokumen kependudukan, khususnya pascalebaran ini, terlebih dalam tiga hari lalu," sebut Kepala disdukcapil Lamandau melalui kepala bidang (kabid) kependudukannya, Sudarlin, Kamis (13/7/2017).

Dirinya menyebut, jika biasanya dalam satu hari warga yang datang hanya berkisar antara 20 sampai 30 orang, beberapa hari ini jumlahnya hampir dua kali lipat. "Dua kali lipat dari hari-hari biasa pokoknya," sambungnya.

Dirinya juga mengakui, dokumen kependudukan yang dimohonkan warga bukan hanya berupa KTP, namun juga dokumen lain sepeti KK, akta kelahiran dan lain sebagainya. "Peningkatan jumlah warga yang mengurus dokumen kependudukan tersebut dapat dilihat dari nomor antrean yang telah disiapkan," sebutnya.

Karena, imbuh dia, khusus untuk warga yang mengurus KTP saja, kita siapkan 50 nomor antrean, dan selalu habis. Ditambah lagi dengan warga yang mengurus dokumen lainnya sepeti KK dan akta kelahiran.

Pantauan bornonews.co.id, mereka yang mengurus surat-surat kependudukan ini antre di ruang tunggu yang disediakan. Petugas juga memanggil satu per satu warga yang telah mengantre. (HENDI NURFALAH/B-2)