BORNEONEWS, Muara Teweh - Kampung Keluarga Berencana (KB) akan menjadi salah satu model atau miniatur dari pelaksanaan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) secara utuh dan menyeluruh.

Kampung KB juga merupakan salah satu progran revolusi mental berbasis keluarga untuk membangun karakter bangsa Indonesia. “Dengan adanya Kampung KB, saya harapkan dapat memberikan manfaatdan yang dirasakan langsung masyarakat di bantaran sungai, wilayah kategori miskin, tertinggal, dan terpencil yang tersebar di Kabupaten Barito Utara,” ungkap Bupati Nadalsyah saat Pencanangan Kampung KB Tingkat Kabupaten yang dipusatkan di Desa Bintang Ninggi II, Kecamatan Teweh Selatan, Kamis (13/7/2017).

Menurut Bupati, pelaksanaan program Kampung KB difokuskan pada masyarakat kurang mampu dan yang mengalami keterbatasan akses atau fasilitas kesehatan. Kegiatan Kampung KB merupakan salah satu inovasi strategis dalam program kependudukan.

Karenanya, pelaksanaan Kampung KB harus dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, dan untuk masyarakat di tingkat desa, demi mewujudkan keluarga yang berkualitas, melalui perpaduan program KB dengan pembangunan lainnya, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, budaya dan sebagainya.

“Untuk itu saya berharap agar program Kampung KB yang kita canangkan atau kita bentuk menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong masyarakat khususnya di Kabupaten Barito Utara” ucap kepala daerah yang biasa di sapa Koyem ini. (RAMADHANI/B-3)