BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 116 orang peserta dari tujuh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah (Kalteng), mengikuti tes tertulis sebagai calon anggota panitia pengawas pemilihan (Panwaslih), yang digelar di Sampit, Kamis (13/7/2017).

"Ada 116 orang calon anggota yang sudah lolos dalam seleksi administrasi, dan saat ini mereka bersaing untuk menjadi anggota panwaslih," ujar Komisioner Bawaslu Provinsi Kalteng, Eko Wahyu Sulistiobudi.

Para peserta berasal dari tujuh kabupaten atau kota se Kalteng, yakni Kota Palangka Raya 55 orang, Kabupaten Katingan 8 orang, Kotim 10 orang, Seruyan 11 orang, Kotawaringin Barat 10 orang, serta Kabupaten Lamandau 9 orang dan Sukamara 13 orang.

"Dibanding periode sebelumnya, tahun ini peminat sebagai anggota panwaslih jauh meningkat. Ada juga anggota panwaslih lama yang kembali mengikuti tes," kata Eko.

Eko menegaskan, soal tes tertulis yang diberikan juga sangat aman tanpa ada kebocoran. Karena dibawa langsung dari Bawaslu Republik Indonesia (RI) dan dijaga ketat. Bahkan panitia penyelanggara dan Bawaslu Kalteng pun tidak mengetahui jenis soal yang harus dikerjakan peserta.

"Soal itu bersegel, dan baru dibuka sesaat sebelum tes tertulis dilaksanakan. Bahkan langsung disaksikan langsung peserta," terang Eko.

Setelah mengikuti tes tertulis, nantinya para peserta yang lulus akan mengikuti tes terakhir yakni wawancara. Hingga nantinya dicari tiga orang anggota Paswaslih untuk setiap kabupaten atau kota. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)