BORNEONEWS, Muara Teweh - Rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah menjadi sorotan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Barito Utara Acep Tion.

Acep mengatakan, dari hasil pantauannya masih banyak mayarakat yang membuang sampah di bantaran sungai, khususnya Sugai Bengaris.

Perilaku masyarakat yang tidak patut dicontoh tersebut diduga menjadi salah satu penyebab bencana banjir di kawasan rendah si sekitar Sungai Bengaris.

“Hal itu yang menjadi salah satu penyebabnya. Selain itu juga alur sungai yang berbelok-belok. Akibatnya alur sungai terjadi penyumbatan dan pendangkalan. Sehingga ketika hujan deras melanda Kota Muara Teweh dengan waktu yang lama, membuat permukiman penduduk di dataran rendah bantaran Sungai Bengaris kebanjiran,” kata Acep, Kamis, (13/7/2017).

Oleh sebab itu, ia mengimbau masyarakat meningkatkan kesadaran akan kebersihan lingkungan. Salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke sungai. Ia menurutkan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara sudah memberikan kemudahan kepada masyarakat dengan menyiapkan tempat sampah di sejumlah titik. Manfaatkan lah tempat sampah itu demi terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.

“Kita juga berharap partisipasi masyarakat membuang sampah pada tempatnya dapat mengatasi banjir yang terjadi selama ini. Di samping itu pemerintah juga akan berupaya mencari solusi untuk mengatasi banjir akibat luapan Sungai Bengaris,” pungkasnya. (RAMADHANI/B-3)