BORNEONEWS, Sampit - Penanggulangan kemiskinan harus menjadi prioritas utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur 2016-2021.
"Masih banyak penduduk miskin. Kami dari DPRD Kotim meminta agar rencana ini direalisasikan melalui program nyata. Misalnya dengan penguatan ekonomi di tingkat masyrakat," kata anggota DPRD Kotim, Dani Rakhman, Kamis (13/7/2017).
Salah satunya menurut Deden panggilan akrab pria tersebut, dengan memberikan bantuan dana bergulir hingga mempermudah akses permodalan bagi petani di perbankan.
Meurutnya, dalam dokumen RPJMD bahwa salah satu yang ditargetkan penurunan angka kemiskinan, maka dari itu mereka meminta pemerintah menepatinya.
Dia menyebutkan, program dua tahun berjalan ini dianggap masih belum mampu menggambarkan komitmen untuk pengentasan kemiskinan. Apalagi, jika melihat kebijakan keuangan daerah yang banyak diarahkan untuk pembangunan infrastruktur jalan di daerah yang belum menyentuh kepada masyarakat Kotim
Tidak kalah penting yang harus digambarkan juga selama lima tahun ke depan strategi pemda dalam menumbuhkan iklim investasi, yang akan berimplikasi pada penyerapan tenaga kerja, pengurangan tingkat pengangguran, dan akhirnya berdampak pada pengurangan angka kemiskinan. (NACO/B-11)








