BORNEONEWS, Sampit - Calon kepala desa yang maju pada pemilihaan kepala desa (Pilkades) serentak di 79 Desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diingatkan agar jangan salah orientasi.
"Mencalon karena ingin memajukan desa, jangan orientasinya untuk mendapatkan keuntungan dalam pengelolaan dana desa saja," kata ketua Komisi I DPRD Kotim, Handoyo J Wibowo, Sabtu (15/7/2017).
Ia melanjutkan Kades yang maju haru memiliki semangat pengabdian kepada desa, jangan karena dana desa bermiliar-miliar itu motivasi ikut bersaing jadi kades.
Menurut Handoyo, jika itu terjadi maka si calon justru akan membahayakan diri sendiri. Suatu saat tentu akan dihadapkan dengan hukum karena mengelola uang negara tidak baik. Terlebih jika menggunakannya untuk kepentingan pribadi.
"Mengelola dana desa ini tidak mudah, jangan saampai suatu saat berimplikasi terhadap hukum, karena kades dipenjara akibat salah dalam mengelola dana desa sudah kerap kali terjadi," tegasnya.
Handoyo menjelaskan animo masyarakat mencalon jadi kepala desa cukup tinggi, ia mengapresiasi dan berharap kades yang terpilih nanti benar-benar memiliki kemampuan yang dapat mengelola desanya dengan baik.
"Tidak kalah pentingnya mampu memanfaatkan dana desa untuk meningkatkan pembangunan dan perekonomian masyarakat melalui pengelolaan dana desa yang baik." (NACO/B-8)
Mencalon Kades Jangan Salah Orientasi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Jembatan Jejangkit Kotim Rusak Parah Ancam Keselamatan Warga
Ketua DPRD Apresiasi Kolaborasi Penanganan Karhutla dan Berharap Segera Hujan di Palangka Raya
DPRD Palangka Raya Apresiasi Pemko Bahas Terbuka Dana Banpres Karhutla
DPRD Kobar Apresiasi Pasar Murah Pemkab untuk Bantu Warga dan Tekan Inflasi Pangan
Jarak Pandang Terbatas Akibat Kabut Asap, Wakil Ketua III DPRD Kalteng Minta Masyarakat Waspada
DPRD Kotim Dorong Anggaran Rp3,3 M untuk Laboratorium Lingkungan demi Optimalkan PAD
Komentar (0)
Memuat komentar…







