BORNEONEWS, Sampit - Meskipun menurut perhitungan cuaca pada saat ini sudah memasuki musim kemarau tetapi di wilayah Kotawaringin Timur (Kotim) masih sering turun hujan.

Pantauan Borneonews, seminggu terakhir kondisi cuaca khususnya di Sampit dan sekitarnya masih sering hujan dengan curah ringan hingga sedang.

Mengenai hal tersebut Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kotim Bandara H Asan Sampit Nur Setiawan menjelaskan, terjadi gangguan cuaca dalam beberapa hari ini.

"Pengamatan kami angin pada tujuh hari terakhir terganggu karena adanya sirkulasi atau pusat tekanan rendah di atas wilayah Kalimantan bagian Timur dan Utara sehingga menyebabkan adanya daerah penumpukan massa udara," paparnya, di Sampit, Sabtu (15/7/2017).

Adanya pertemuan arus udara atau yang disebut konvergensi itu menyebabkan terjadinya pertumbuhan awan sehingga membuat potensi pembentukan hujan yang signifikan.

Menurutnya, hujan terjadi di sebagian wilayah di Kalimantan termasuk Kotim. Diperkirakan hujan juga masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan, meski kemungkinan dengan intensitas yang berkurang.

"Untuk tiga hari ke depan masih ada potensi terjadinya hujan, namun intensitasnya sudah menurun," tutupnya. (NOOR ANNISA/B-5)