BORNEONEWS, Kuala Kurun - Sejumlah desa dan kelurahan di lima kecamatan Kabupaten Gunung Mas direndam banjir sejak Jumat (14/7/2017) hingga Sabtu (15/7/2017). Banjir tidak hanya menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu, namun juga menimbulkan kerugian material.

Salah satu desa yang Banjir sangat parah adalah Desa Sare Rangan di Kecamatan Tewah. Hampir semua rumah di desa itu terendam air. Ketinggian air di permukiman warga rata-rata di atas satu meter.

"Hampir semua rumah masyarakat di desa ini terendam air. Sekolah, rumah ibadah semuanya terendam," kata Kepala Desa Sare Rangan Dinur, Sabtu (15/7/2017).

Dia menyampaikan, di Desa Sare Rangan ada kurang lebih 124 kelapa keluaga. Saat banjir warga hanya bisa beraktivitas menggunakan perahu dan kelotok. Pasalnya jalan-jalan di desa itu terendam air.

Sementara itu, pihak BPBD Gunung Mas juga mendirikan posko di halaman Polsek Tewah. Mereka terus memantau perkembangan banjir di daerah tersebut.

"Sampai saat ini tidak ada laporan korban jiwa. Banjir menimbulkan kerugian harta benda masyarakat," ujar Kabid Pencegahan dan Logistik BPBD Gumas, Eligato. (EPRA SENTOSA/B-11)