BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Kapal Motor (KM) Karya Bersama yang berangkat dari Pelabuhan Sedayu, Gresik Jawa Timur, diperkirakan tenggelam sekitar delapan kilometer sekitar Pelabuhan Segintung, perairan laut Seruyan, Jumat(15/7/2017) pagi. Kapal motor asal Kuala Pembuang itu, dikendalikan seorang nahkoda dan tiga anak buah kapal (ABK).
Menurut Kapolres Seruyan AKBP Nandang Mukmin Wijaya, berdasarkan laporan yang diterima Polres Seruyan dari Dawiyah, istri nahkoda, kapal tersebut berangkat dari Sedayu menuju Kuala Pembuang, dengan membawa sembako dan material bahan bangunan.
"Pukul 07.30 WIB pagi kami terima laporan dari istri nahkoda kapal, yang meminta bantuan penyelamatan. Sebelum laporan itu kami terima, pukul 07.15, istri nahkoda sempat melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan suaminya, yang menyampaikan, kapal sedang mengalami kebocoran," kata Nandang, Jumat (15/7/2017) malam.
Pihak Polres Seruyan segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan mengerahkan petugas Satpolair Polres Seruyan untuk melakukan pertolongan ke lokasi titik kapal tenggelam dimaksud.
"Pukul 08.00 kami menuju titik lokasi kejadian. Namun karena gelombang laut besar dengan ketinggian 2,5 meter, kami hanya berhasil menempuh sekitar lima kilometer dari pusat Pelabuhan Segintung," ungkapnya. (PARNEN/N).








