BORNEONEWS, Kuala Kurun - Dalam dalam dua hari ini, terhitung Sabtu (15/7/2017) hingga Minggu (16/7/2017), wilayah Kota Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) dikepung banjir akibat luapan Sungai Kahayan yang sangat deras. Akibatnya, ratusan rumah terendan air dan aktivitas masyarakat terganggu.

"Kali ini banjir sangat parah. Dalam beberapa tahun, tidak pernah banjir separah ini," ujar warga Kuala Kurun Marto (36), Minggu (16/7/2017).

Warga lainnya, Santini (38) menuturkan, akibat luapan Sungai Kahayan yang sangat deras, sejumlah titik jalan terendam. Akibatnya, masyarakat sulit beraktivitas di luar rumah.

Terlebih permukiman penduduk juga terendam, bahkan ketinggian air di atas satu meter. "Akses jalan terganggu akibat banjir ini. Bahkan, banyak barang-barang berharga dan peralatan rumah tangga yang terendam air akibat banjir," terang dia.

Kepala Pelaksana BPBD Gunung Mas Muhamad Rusdi menuturkan, kali ini banjir di wilayah Kabupaten Gunung Mas cukup parah. Namun sampai saat ini tidak ada laporan korban jiwa, hanya menimbulkan kerugian materil.

Tadi malam, lanjutnya, BPBD bekerja sama dengan kepolisian mendirikan tenda untuk mengingsi dan dapur umum di Kelurahan tewah, Kecamatan Tewah. "Masyarakat harus waspada. Kami juga terus siaga dan memantau perkembangan banjir dan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya," ujar Rusdi. (EPRA SENTOSA/B-2)