BORNEONEWS, Kuala Kurun - Sebagian masyarakat di Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), hanya bisa pasrah. Pasalnya, saat banjir yang cukup parah, ibu kabupaten Gunung Mas ini juga diguyur hujan, Minggu (16/7/2017). Akibatnya, masyarakat semakin sulit beraktivitas.
"Sudah banjir, hujan juga turun. Kondisi ini menyulitkan masyarakat," kata Sri Warni (35), salah seorang warga Kuala Kurun kepada Borneonews, Minggu (16/7/2017).
Meski hujan tidak terlalu deras, sangat berdampak bagi masyarakat. Terlebih ratusan rumah di Kuala Kurun saat ini terendam air. "Di rumah warga di wilayah Kelurahan Tampang Tumbang Anjir ketinggian air ada yang lebih dari 1 meter," terang dia.
Warga lainnya, Siswanto (41) mengatakan, banjir kali ini sangat parah. Pasalnya, selama beberapa tahun terakhir, luapan Sungai Kahayan tidak pernah sampai seperti ini. "Sangat banyak rumah masyarakat terendam. Ada juga yang mengungsi ke tempat keluarga yang tidak terendam air," ucapnya.
Akibat Sungai Kahayan yang meluap, desa dan kelurahan di sejumlah kecamatan yakni Kecamatan Damang Batu, Kahayan Hulu Utara, Tewah, Kurun, Sepang terjadi banjir. Banjir kali ini cukup parah dan menimbulkan kerugian materil bagi masyarakat. Pihak BPBD Gunung Mas dan instansi terkait lainnya siaga dan selalu memantau keadaan banjir. (EPRA SENTOSA/B-2)
Warga Kuala Kurun Pasrah Tidak Bisa Beraktivitas
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Lamandau Dorong Pemenuhan Gizi dan Fasilitas demi Prestasi Atlet
Menko Bahlil Perintahkan ESDM Berpihak pada Kepentingan Rakyat
DPRD Kotim Kunjungi Seruyan, Bahas Strategi Pengembangan Usaha Perikanan
Musorkab KONI Lamandau 2026 Dorong Penguatan Pembinaan dan Prestasi Atlet
Puluhan Hektare Konsesi Perusahaan Perdagangan Karbon di Kotim Terbakar
Gerakan Pangan Murah di Lamandau Beri Subsidi 20 Persen demi Bantu Warga Dapatkan Bahan Pokok Terjangkau
Komentar (0)
Memuat komentar…







