BORNEONEWS, Palangka Raya - Waktu menunjukkan hampir pukul 11.00 WIB, namun sampah yang menumpuk di tempat pembuangan sementara (TPS) kawasan bawah Jembatan Kahayan belum diangkut petugas. Sampah masih menumpuk, bahkan sampai meluber keluar area yang juga dijadikan tempat berjualan para pedagang kaki lima.
Di kawasan ini memang ada berjejer-jejer warung tenda yang setia menemani pengunjung yang datang untuk bersantai menikmati suasana sungai Kahayan dari bawah jembatan. Terlebih di hari Minggu (16/7/2017) seperti saat ini.
Spontan, tumpukan sampah tersebut membuat pengunjung terusik. "Iya belum diangkit, nggak tau kenapa," tutur Lili, salah seorang pengunjung kawasan Bawah Jembatan itu.
Sebelumnya, Wali Kota Palangka Raya, HM Riban Satia pernah mengkritik kinerja dari petugas kebersihan khususnya di hari Minggu. Namun hingga saat ini kritik yang diberikan Wali Kota ini belum ditanggapi oleh dinas terkait yang menangani masalah kebersihan.
"Sama halnya dengan kebersihan. Hari Minggu itu pengangkutan sampah di TPS itu karena teman-teman petugas itu lebih banyak yang beragama Nasrani jadi tidak terangkut," ungkap Riban Satia seusai pemeriksaan di Puskesmas Pahandut baru-baru ini.
Istilahnya, lanjut Riban, para pegawai meminta izin untuk tidak mengangkut sampah dari TPS ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) karena harus melaksanakan kebaktian di hari Minggu. "Tetapi saya juga sering mengatakan bahwa zaman sekarang ibadah kan bisa diatur. Gereja kita tidak sedikit. Bahkan kalaupun harus beribadah di satu Gereja lingkungan kita biasanya ibadah tidak hanya dijadwalkan di pagi hari," jelas Riban.
Menurutnya, beberapa Gereja saat ini sudah menerapkan sistem kebaktian dengan membaginya pada jam-jam yang berbeda. Ada yang dilakukan subuh, pagi hari, menjelang siang bahkan saat sore hari. "Sekarang kan kebaktian tidak hanya pagi, bisa siang dan sore. Tergantung niat kita saja lagi," katanya.
Riban berharap, pelaksanaan ibadah yang tujuannya mendekatkan diri kepada Tuhan tidak dijadikan alasan untuk menunda pekerjaan lainnya. Bahkan, jika umat melaksanakan tugas dan pekerjaannya dengan baik Riban mengatakan akan selalu ada balasan setimpal dari Tuhan.
Selain melakukan pemeriksaan di Puskesmas Pahandut, wali kota juga berkunjung ke kantor Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Kecamatan Pahandut, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Palangka Raya serta Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kota Palangka Raya. (TESTI PRISCILLA/B-2)
Menjelang Siang, Sampah di TPS Bawah Jembatan Kahayan Belum Terangkut
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Komentar (0)
Memuat komentar…







