BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah tokoh Dayak di Kabupaten Kotawaringin Timur mulai dari ketua Dewan Adat Dayak (DAD) kecamatan hingga damang menghadiri acara pemakaman Plt Ketua DAD Kotim Abdul Wahid, Minggu (16/7/2017) siang.

Wahid dimakamkan di komplek pemakaman muslimin di Kelurahan Ketapang, Kecamatan MB Ketapang setelah meninggal Minggu pagi. Bahkan sejumlah pengurus DAD provinsi juga hadir.

Mengingat meninggalnya mantan Wakil Ketua I DAD Kotim ini bertepatan saat pelaksanaan Musda yang dilaksanakan di Gedung Wanita Sampit. Hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh seperti Untung TR, Djumbi, Ady Candra, M Jais, M Fitraiansyah, ustad Iwan Arsyad, Firdaus Ranggan hingga tokoh-tokoh adat kecamatan.

"Beliau memang sakit sudah lama, sakit yang diderita dulu, sempat membaik beberapa waktu lalu, namun koma dan dirawat di rumah pakai oksigen dan beliau menghembuskan nafas terakhir pagi tadi," kata M Fitriansyah, kerabat almarhum saat hadir di pemakaman.

Wahid merupakan Plt Ketua DAD Kotim. Dia diangkat sebagai Plt setelah Ketua DAD Kotim Hamidan IJ Biring berurusan dengan hukum atas kasus korupsi dana hibah.

Sebelum diangkat, Wahid menjabat Wakil Ketua I DAD Koti. Oleh pengurus provinsi dia diangkat sebagai Plt. Saat itu dia sudah mulai sakit-sakitan, bahkan beberapa kali sempat ke luar masuk rumah sakit.

Meski demikian dia sempat beberapa kali turun ke kantor melaksanakan tugasnya. Namun sepekan sebelum meninggal sakit yang dideritanya mulai parah, akhirnya meninggal. (NACO/B-6)