BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Nahkoda KM Karya Bersama M Khairudin yang berhasil selamat dari musibah tenggelamnya kapal tersebut di perairan laut Seruyan, pada Sabtu (15/7/2017) lalu, memberikan pengakuan terkait kondisi perahu yang dinakhodainya.

Kepada Kapolres Seruyan AKBP Nandang Mukmin Wijaya, Khairudin mengatakan, kapal yang mengangkut bahan bangunan dan sembako itu saat akan bertolak dari Pelabuhan Sedayu, Gresik, Jawa Timur, mamang sudah tahu kalau kondisinya bocor.

"Tapi bocornya kecil," tandas Khairudin kepada Kapolres, di RSUD Kuala Pembuang, Senin (17/7/2017).

"Tapi ya karena situasi dan kondisi cuaca dan ketinggian gelombang laut selalu tidak menentu, terlebih apalagi saat pelayaran kapal dalam perjalanan ke tujuan di mana ada terjadi ombak besar, maka itu akan tambah mendorong kebocoran kecil itu menjadi jebol dan akhirnya tenggelam pada posisi delapan mil dari muara perairan laut Seruyan," imbuh Kapolres. (PARNEN/B-5)