BORNEONEWS, Puruk Cahu - Kabar baik datang dari daerah hulu Sungai Barito, Kabupaten Murung Raya. Banjir yang merendam sejumlah desa di kawasan itu berangsur-angsur surut. Meski begitu, aktivitas masyarakat di sejumlah desa yang terkena banjir masih lumpuh.
Rofiq, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari pegawai Kelurahan Tumbang Kunyi, Kecamatan Sumber Barito, bahwa air Sungai Barito yang semula berada di level 9,5 meter saat ini sudah turun ke level 6,50 meter.
"Itu laporan pagi tadi yang mengatakan daerah hulu sudah turun. Akan tetapi untuk daerah hilir, seperti di Kecamatan Murung air masih cukup tinggi," ungkap Rofiq melalui pesan WhatsApp, Senin (17/7/2017).
Disampaikannya pula, untuk desa-desa di Kecamatan Murung, termasuk wilayah Kota Puruk Cahu, debit air bisa dikatakan tetap atau tidak naik maupun tidak turun. "Namun bila di daerah hulu sudah turun, berarti daerah hilir sini menunggu waktu saja. Pasti akan turun," sebut. (SUPRIADI/B-3)








