BORNEONEWS, Sampit - Warga Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang berprofesi sebagai nelayan saat ini sedang tidak bisa melaut mencari ikan karena cuaca buruk.
Hal itupun membuat mereka terpaksa tidak ada pekerjaan hingga membuat penghasilan tidak ada sama sekali.
Sehingga mereka mengharapkan adanya bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kotim untuk memberikan alternatif usaha atau pekerjaan.
"Kami sangat berharap pemerintah membantu mencarikan usaha alternatif bagi warga kami. Sehingga ketika saat tidak dapat melaut seperti sekarang, warga tetap mendapatkan pemasukan," ujar Pejabat Kepala Desa Ujung Pandaran Muslih, Senin (17/7/2017).
Usaha alternatif tersebut tentu tidak jauh dari potensi wisat pantai di desa tersebut. Namun hal itu tentunya harus ada solosi yang baik dari pemerintah. Selain itu, pengelolaannya juga harus mengedepankan masyarakat. Sehingga saat tidak bisa melaut, tentunya mereka tetap mendapatkan penghasilan yang cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari.
"Ekonomi tentunya sangat dibutuhkan, dan diharapkan pemerintah bisa memperhatikan warga Desa Ujung Pandaran," kata Muslih.
Selain pemberdayaan wisata, usaha atau pengembangan pekerjaan lain yakni budidaya perikanan yang harus dikembangkan. Namun hal itu membutuhkan biaya besar dan tentu harus ada bantuan pemerintah. Baik itu dalam pembuatan kolam maupun bibit yang cocok untuk kadar air di desa tersebut.
Selain itu, warga juga harus diberikan pembelajaran mengenai budidaya perikanan tersebut, tentang bagaimana cara merawat, mengganti air, maupun menjaga kadar air kolam tersebut.
"Mudah-mudahan ini menjadi perhatian pemerintah agar masyarakat Desa Ujung Pandaran ekonominya membaik," Harap Muslih. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








